Mon-Sat 08.00 - 17.00

Sat & Sun CLOSED

JL. Malahayati

Kota Sabang, Aceh

KATA SAMBUTAN
Fauzi Husin

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS)

Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural memiliki keleluasaan menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai mana tertuang dalam PP 105/2012 tentang PPKBLU. BPKS secara kelembagaan terus meningkatkan perasn dan fungsinya dalam melaksanakan pembangunan, membrikan dukungan sarana dan prasarana sehingga bisa menciptakan iklim investasi yang kondusif. Mempermudah birokrasi perizinan dan legalitas usaha yang mengarah pada sektor prioritas yaitu jasa kepelabuhanan, industri/perdagangan, Pariwisata dan Perikanan. Pembenahan terus dilakukan agar dapat secara optimal memanfaatkan peluang yang ada untuk menarik arus masuk investasi barang dan jasa secara langsung baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Syafruddin Chan

Deputi Komersial dan Investasi

Sabang akan masuk pase komersialisasi kawasan, dimana terlihat jelas BPKS semakin siap untuk berkiprah menarik para operator kapal kelas dunia baik kapal barang maupun kapal pesiar (cruise ships). Untuk mewujudkan rencana tersebut skala pengembangan kedepan akan difokuskan pada produk dan layanan yang berkualitas, peningkatan pengamanan dan utilisasi asset dan mengembangkan pelabuhan marina, terminal cruise CT1 dan terminal petikemas CT3, memperbaiki berbagai kelemahan untuk peningkatan kualitas dan kinerja penting untuk memperluas bisnis yang telah dijalankan dan meraih peluang bisnis baru pada market cruise dan yacht. Sebuah layanan yang excellence agar dapat memenuhi kebutuhan para pengguna jasa dan mewujudkan customer satisfaction, website unit manajemen pelabuhan ini sebagai salah satu jendela bagi para investor dan pengguna jasa untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, dimana transformasi informasi dapat terakses dengan baik, kecanggihan teknology informasi terbukti menjadi akselerator beragam kegiatan sehingga menjadi pemicu cepatnya perubahan terjadi pada sektor perdagangan dan kepelabuhanan.

Zulkarnaini Abdullah

Kepala Unit Manajemen Pelabuhan

Pelabuhan Bebas Sabang dioperasionalkan oleh Unit Manajemen Pelabuhan yang bertanggung jawab kepada kepala BPKS melalui Deputi Komersial dan Investasi, Pelabuhan sebagai sebuah unit layanan umum (BLU) Badan Pengusahaan Kawasan Sabang. Pelabuhan sebagai sebuah unit bisnis secara terus menerus mengembangkan standarisasi manajemen operasional berstandar Internasional. Pengembangan dan pembenahan manajemen fokus pada penyediaan jasa layanan kepelabuhanan yang terintegrasi, berkualitas dan bernilai tambah, memantapkan nilai customer fokus dengan prilaku proaktif dan mengutamakan pelayanan prima, integrity dan profesional bersama team work yang bersinergy untuk terus mengembangkan market dan aliansi strategi dengan berbagai sektor terkait bidang kepelabuhan baik berskala nasional dan internasional sehingga dapat meningkatkan pengusahaan usaha jasa kepelabuhanan dan memacu pertumbuhan ekonomi secara nasional.

PELABUHAN BPKS

Pelabuhan Sabang merupakan pelabuhan yang berada diwilayah kerja Badan Pengusahan Kawasan Sabang (BPKS) dan diselenggarakan langsung oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) yang terdiri dari Terminal Umum, Terminal untuk Kepentingan Sendiri, Terminal Khusus dan Perairan Pelabuhan Sabang, yang ditujukan untuk kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi dan dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, berlabuh, naik dan atau turun penumpang, dan/atau bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan lainnya serta tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi.

Nama Pelabuhan Status Pelabuhan Operator Pelabuhan Port State Control
Pelabuhan Bebas Sabang Pelabuhan Laut Di Usahakan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) KSOP Kelas V Sabang

PENYELANGGARAAN PELABUHAN

Penyelenggaraan kegiatan pemerintah di pelabuhan bisa berbentuk otoritas pelabuhan dan unit penyelenggara pelabuhan dan dapat membawahi pengelolaan satu atau beberapa pelabuhan. kegiatan di pelabuhan paling sedikit harus meliputi fungsi untuk pengaturan dan pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan yang di selenggarakan oleh penyelenggara pelabuhan, sebagaimana di jelaskan pada pasal 37 dan 38 Peraturan Pemerintah Nomor 61 tahun 2009 tentang Kepelabuhanan, bahwa Penyelenggara pelabuhan terdiri atas :

  • 1. Otoritas Pelabuhan pada pelabuhan yang di usahakan secara komersial dan
  • 2. Unit Penyelenggara pelabuhan pada pelabuhan yang belum diusahakan secara komersial

Dijelaskan dalam penjelasan tentang pasal 38 tersebut, bahwa :

Kegiatan pengaturan meliputi penetapan kebijakan di bidang kepelabuhanan merupakan kebijakan umum dan teknis yang meliputi penentuan norma, standar, pedoman, kriteria, perencanaan, dan prosedur serta perizinan di bidang kepelabuhanan.

Kegiatan pembinaan dilakukan dengan memperhatikan seluruh aspek pengaturan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kegiatan pembangunan, pengoperasian, dan pengembangan pelabuhan guna mewujudkan tatanan kepelabuhanan nasional yang diarahkan untuk :

  • 1. Memperlancar perpindahan orang dan/ atau barang secara massal dengan selamat, aman, cepat, lancar, tertib dan teratur, dan nyaman;
  • 2. Meningkatkan penyelenggaraan kegiatan kepelabuhanan;
  • 3. Mengembangkan kemampuan dan peranan kepelabuhanan serta keselamatan dan keamanan pelayaran• dengan menjamin tersedianya alur-pelayaran, kolam pelabuhan, dan Sarana Bantu Navigasi-Pelayaran yang memadai;
  • 4. Mencegah dan menanggulangi pencemaran yang bersumber dari kegiatan kepelabuhanan.

Kegiatan pengendalian meliputi pemberian arahan, bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat pengguna jasa kepelabuhanan, pendidikan dan pelatihan serta sertifikasi, dan perizinan di bidang kepelabuhanan serta petunjuk dalam melaksanakan pembangunan, operasional dan pengembangan pelabuhan.

Kegiatan pengawasan meliputi :

  • 1. Pemantauan dan penilaian terhadap kegiatan pembangunan, pengoperasian, dan pengembangan pelabuhan dan
  • 2. Tindakan korektif terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan, pengoperasian, dan pengembangan pelabuhan.

RUANG LINGKUP KEWENANGAN BIDANG PERHUBUNGAN LAUT

Ruang lingkup kerja dan kewenangan yang sudah bisa dijalankan oleh BPKS yang menjelaskan pengaturan tentang kepelabuhanan telah di tetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan PM No.03/2013 tentang Kebijakan Norma Standard dan Prosedur Pelaksanaan Kewenangan Bidang Perhubungan Laut yang dilimpahkan kepada DKS, meliputi :

  • 1. Penetapan pelaksanaan pembangunan (izin pembangunan) dan penetapan pelaksanaan pengoperasian (izin operasi), pelaksanaan operasi perubahan-perubahan operasinya serta pemeliharaan, pelabuhan untuk semua jenis dan kelas.
  • 2. Pemberian konsesi kepada badan usaha pelabuhan.
  • 3. Penetapan Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) Pelabuhan/Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) Pelabuhan, untuk semua hierarki pelabuhan.
  • 4. Penetapan, pelaksanaan, dan izin-izin pelaksanaan pengerukan dan reklamasi di DLKr/DLKp.
  • 5. Penetapan tarif jasa kepelabuhanan untuk semua jenis dan kelas di kawasan Sabang, setelah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Menteri Perhubungan.
  • 6. Pemberian izin usaha jasa terkait dengan angkutan diperairan antara:
    • a. Izin usaha Bongkar muat barang
    • b. Izin usaha jasa pengurusan transportasi
    • c. Izin usaha angkutan perairan pelabuhan
    • d. Izin usaha penyewaan peralatan angkutan laut atau jasa terkait dengan angkutan laut
    • e. Izin usaha tally mandiri
    • f. Izin usaha depo peti kemas
    • g. Izin usaha pengelolaan kapal
    • h. Izin usaha perantara jual beli dan sewa kapal
    • i. Izin usaha keagenan awak kapal
    • j. Izin usaha keagenan kapal
    • k. Izin usaha perawatan dan perbaikan kapal
    • l. Izin usaha jasa pelayanan, antara lain dan tidak terbatas pada bongkar muat barang dari dan ke kapal, dan usaha ekspedisi
VISI & MISI

Visi :

“Developing Sabang Zone to be the center of International Commerce Service”

Misi :

  • To develop tourism destination area
  • To develop service of port for the Transhipment and Cruise
  • To develop service of industry an commerce of global scale
  • To develop fishery industry, catching, processing and packaging
Tugas Unit Manajemen Pelabuhan

A. Kepala Unit Manajemen Pelabuhan

Kepala Kantor Unit Manajemen Pelabuhan Laut BPKS Bertugas secara Umum Merumuskan rencana dan strategi untuk meningkatkan daya saing pelabuhan serta Melaksanakan penyiapan kebijakan rencana dan program serta pengembangan dan pembinaan pengelolaan pelabuhan di bidang Tata Usaha dan bidang Operasional tehnis kepelabuhanan.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Unit Manajemen Pelabuhan menyelenggarakan fungsi untuk :

  • 1. Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan rencana dan program serta pengembangan dan pembinaan Manajemen penata usahaan bidang Kepelabuhanan.
  • 2. Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan rencana dan program serta Manajemen pengembangan dan pembinaan bidang Tehnis operasional Kepelabuhanan
  • 3. Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan rencana dan program Manajemen Pengembangan dan Pembinaan usaha serta investasi Sektor Kepelabuhanan
  • 4. Melakuakan pengelolaan dan pengendalian serta Manajemn pengembangan penata usahaan dan tehnis operasional manajemen kepelabuhanan
  • 5. Bertanggung jawab dan Menyampaikan Laporan kepada Kepala BPKS melalui Deputi Komersial dan Investasi

B. Kasubag Tata Usaha Unit Manajemen Pelabuhan

Kabag Tata Usaha Kantor Unit Manajemen Pelabuhan Laut BPKS Bertugas Melaksanakan penyiapan bahan penyusunan kebijakan rencana dan program serta pengembangan dan pembinaan pengelolaan bidang Tata Usaha Kantor Unit Manajemen Pelabuhan. Dan menyelenggarakan tugas dan fungsinya ;

  • 1. Mengelola dan Mengatur Administrasi, keuangan serta Umum Kantor Pelaksana Tehnis Unit Manajemen Pelabuhan
  • 2. Mengelola dan Membuat sistem data dan informasi Kantor Pelaksana Tehnis Unit Manajemen Pelabuhan
  • 3. Mengelola dan Membuat Laporan aktifitas Kunjungan Kapal dan Barang serta nota tagihan jasa kepelabuhanan
  • 4. Pelaksanaan pembinaan serta pengelolaan usaha dan penyediaan dan/atau pelayanan jasa kepelabuhanan yang disediakan oleh Badan Usaha Pelabuhan.
  • 5. Melaksanakan Pengelolaan pelayanan urusan tata usaha Kantor Pelaksana Tehnis Unit Manajemen Pelabuhan, dan membangun hubungan masyarakat.
  • 6. Mempersiapkan perencanaan dan program pemeliharaan serta pengelolaan sarana prasarana pelabuhan,
  • 7. Melakukan penjaminan dan pemeliharaan kelestarian lingkungan di pelabuhan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan jasa kepelabuhanan yang belum disediakan oleh Badan Usaha Pelabuhan
  • 8. Bertanggung jawab dan Menyampaikan laporan kepada Kepala Unit Manajemen Pelabuhan

C. Kasubag Bidang Tehnis dan Opersional Kepelabuhanan

Kabag Tehnis dan Operasional Kepelabuhanan Kantor Unit Manajemen Pelabuhan Laut BPKS Bertugas Melaksanakan penyiapan bahan penyusunan kebijakan rencana dan program serta pengembangan dan pembinaan, pengelolaan bidang Tehnis dan Operasional Pelabuhan. Menyelenggarakan tugas dan fungsinya ;

  • 1. Melakukan Pengelolaan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan kedatangan dan keberangkatan Kapal.
  • 2. Pelaksanaan dan Pengelolaan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan lalu lintas kapal melalui kegiatan “pemanduan dan penundaan” bagi kapal yang menggunakan Pandu
  • 3. Melakukan penyiapan dan pengelolaan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan Bongkar/Muat barang dan Mengkoordinir tenaga kerja bongkar muat.
  • 4. Pelaksanaan dan Pengelolaan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan tehnik dan peralatan penunjang kepelabuhanan
  • 5. Pelaksanaan dan Pengelolaan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan fasilitas dan pelayanan pelabuhan.
  • 6. Melakukan Pengawasan kegiatan keagenan dan perwakilan perusahaan angkutan kapal asing, penjaminan kelancaran arus barang, keamanan dan ketertiban di pelabuhan
  • 7. Melakukan penyiapan bahan pengawasan dan evaluasi penerapan standar penggunaan peralatan kegiatan bongkar muat serta Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM),
  • 8. Melakukan penyiapan, penetapan dan evaluasi standar kinerja operasional pelayanan jasa, pengelolaan terminal untuk kepentingan sendiri serta peningkatan kemampuan terminal dan operasional pelabuhan 24 (dua puluh empat) jam.
  • 9. Pelaksanaan pengaturan, pengendalian dan pengawasan penggunaan lahan daratan dan perairan pelabuhan serta Daerah Lingkungan Kerja dan Daerah Lingkungan Kepentingan pelabuhan.fasilitas dan operasional pelabuhan,
  • 10. Pelaksaan pelayanan jasa kepelabuhanan dan menjalankan sistem dan prosedur pelayanan jasa kapal dan bongkar muat barang
  • 11. Melakukan penyiapan dan pengelolaan sistem informasi angkutan di perairan dan sistem informasi pelabuhan.
  • 12. Bertanggung jawab dan Menyampaikan laporan kepada Kepala Unit Manajemen Pelabuhan

INDIKATOR PRESTASI/HASIL KERJA

  • 1. Laporan kunjungan dan kedatangan kapal Port Report
  • 2. Terlaksananya Pelaksanaan kegiatan administrasi dan teknis operasional kepelabuhanan secara baik pada bidang masing – masing
  • 3. Peningkatan prosentase atas pendapatan dari pelayanan jasa bidang kepelabuhanan
  • 4. Meningkatnya aktifita kedatangan kunjungan kapal dan aktifitas bongkar muat barang
  • 5. Meningkatnya permintaan pelayanan jasa alat, gudang dan penunjang kegiatan kepalabuhanan
  • 6. Terlaksanaanya program pembenahan system dan manajemen pengembangan dan pengelolaan bidang kepelabuhanan
  • 7. Terlaksananya Penerapan system Internationl ship and Port facilities security (ISPS) Code
  • 8. Dapat mengimplementasikan sebagaian pelimpahan kewenangan bidang perhubungan laut
KONDISI PELABUHAN

Pelabuhan BPKS terletak di Pulau Weh, Sabang, Provinsi Aceh, Indonesia. Dengan letak geografis 050 – 53’ – 00’’ LU / 0950 - 19’ 00’’ BT. Saat Terjadi pasang surut, gelombang tertinggi mencapai 1,8 meter dan terendah 0,2 meter. pada kondisi biasa, gelombang tertinggi hanya mencapai 0,5 meter dan terendah 0,2 meter.
Berikut beberapa informasi terkait dengan kondisi pelabuhan BPKS :

Pasang Surut

Tertinggi Terendah

1,8M

0,2M

Gelombang

Tertinggi Terendah

1,8M

0,2M

Temperatur

Tertinggi Terendah

1,8M

0,2M

Tekanan Atmosfir

Tertinggi Terendah

1,8M

0,2M

Kelembapan Udara

Tertinggi Terendah

1,8M

0,2M

Curah Hujan

Tertinggi Terendah

1,8M

0,2M

Arus

Kecepatan Lemah
Arah Timur ke Barat
Waktu Setiap pasang / surut

Angin

Maksimum s/d 50 Km/Jam
Arah Barat (250-2900)
Bulan Mei s/d Oktober
ALUR PELAYARAN
  • Panjang    : 1.400 Meter
  • Lebar    : 800 Meter
  • Kedalaman : s/d 53 Meter
  • Dasar Tanah : Karang Berpasir
POSISI ANCHOR
  • Luas : 177Ha
  • Kedalaman : s/d 35 Meter
KOLAM PELABUHAN
  • Kapal Layar/Yacht : 05.53.50 N / 095.19.20 E
  • Cargo Emergency : 05.53.00 N / 095.15.00 E
  • Cargo Emergency : 05.53.00 N / 095.15.00 E
STRUKTUR

SUSUNAN ORGANISASI DAN UNIT MANAJEMEN PELABUHAN

PADA BADAN PENGUSAHAAN KAWASAN

PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS SABANG

MITRA KERJA
PT. SEA ASIH LINES

Kantor Pusat :
Jl. Stasiun Lr. Abadi No. 7 Belawan 20411
Sumatera Utara Telp. : +62 61 6944679 Fax. :
+62 61 6944679
Kantor Cabang :
Banda Aceh – Aceh Jl. Sultan Iskandar Muda
Punge Ujung Banda Aceh 23234 Telp : +62 651
7409194 Fax : +62 651 49213
www.seaasihlines.com

PT. Pertamina

Jalan teuku panglima polem Nomor 02, Kuta
Barat, Sukakarya, Kota Sabang, Aceh.
Telepon:(0652) 21210

PELNI Cabang Lhokseumawe

Jl. Merdeka No. 72 Lhokseumawe-Aceh utara
(24314) Telephone : 62 0645 43454 Fax : 62 0645 43458
Email : pelni_lhokseumawe@yahoo.co.id

Jatarim Binau Lines

Jl. Malahayati Kuta Barat Kec. Sukakarya Kota
Sabang, Aceh HP : 081269657899
Email : oyon.ktm@gmail.com

PT. Cahaya Lautan Niaga

Jl. Jendral Ahmad Yani Jurong Thaib Gp. Kuta
Ateuh Kec. Sukakarya, Sabang, Aceh

PT. Kali Aceh

PT. Faizir Rizki Malahayati

Jl. Malahayati No. 01 Kota Sabang
Telp : (0652) 22754 HP : 081360397975

Primkopal Lanal Sabang

Jl. Tengku Umar Gampong Kuta Barat Kec.
Sukakarya, Kota Sabang, Aceh

KARIR
KESEMPATAN KERJA

Badan Pengusahaan Kawasan Sabang mencari individu handa serta berpotensi yang mampu menimplentasikan budaya perusahaan menjadi bagian dari tim dalam menekankan pencapaian visi dan misi menjadi perusahaan yang berkomitmen memacu integrasi logistik dengan layanan jasa pelabuhan yang prima.

POSISI YANG DIBUTUHKAN
Satuan Pengamanan (SATPAM)

PERSYARATAN :
1. Jenis Kelamin Laki-laki
2. Umur pada bulan Maret 2016 Tidak melebihi 35 Tahun

Upload data :
A. Surat Lamaran
B. Curiculum Vitae berisi :
1. Data Diri dan Riwayat Pendidikan
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Sabang
3. Ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat yang dilegalisir
5. Foto terbaru Close Up berwarna
6. Sertifikat Satuan Pengamanan GADA PRATAMA dari POLDA
7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dilegalisir
8. Surat Keterangan dokter

Calon pelamar wajib memenuhi persyaratan kompetensi, integritas yang ditentukan dalam tahapan seleksi:
1. Tes urine oleh Kepolisian RI
2. Tes Kesehatan
3. Tes Ideology dan Kesamaptaan oleh Kepolisian RI
4. Wawancara akhir oleh Manajemen BPKS

Periode Penerimaan tanggal 15 s/d 20 Februari 2016

NOTE :
Hanya Pelamar yang memenuhi kriteria yang akan dihubung

Kirim Lamaran
KIRIM LAMARAN







PERATURAN

Berikut beberapa peraturan pemerintah dan kebijakan BPKS terkait dengan Pelabuhan Bebas Sabang.

No Daftar Peraturan Download
1 PERKA BPKS No 2 Thn 2015 Tentang Prosedur Pelaksana dan Tarif Jasa Kepelabuhanan
2 PERKA BPKS No 3 Thn 2015 Tentang Alur Prosedur Kerja Kapal-Barang
3 PERPU NO 2 TH 2000 Tentang Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang
4 UU-37- 2000 Tentang Penetapan PP pengganti UU No 2 tahun 2000 Tentang Kawasan perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang menjadi Undang-undang.
LAPORAN TAHUNAN

Terima kasih atas kunjungan Anda di situs Indonesia Port Corporation. Mohon maaf, untuk saat ini informasi yang Anda cari belum tersedia. Silahkan kembali lagi.

PRESS RELEASE

Terima kasih atas kunjungan Anda di situs Indonesia Port Corporation. Mohon maaf, untuk saat ini informasi yang Anda cari belum tersedia. Silahkan kembali lagi.