BPKS Optimis Ciptakan Pelabuhan Penyebrangan Modern

Salah satu bangunan terminal dari beberapa bangunan pada pembangunan revitalisasi pelabuhan penyebrangan Balohan yang dibangun pada tahun 2019

SABANG-Badan Pengusahaan Kawasan Perdaangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) optimis merubah wajah pelabuhan Balohan yang lebih modern. Hal ini diperkirakan akan diwujudkan dalam waktu paling lambat hingga 2020 mendatang.

Plt. Kepala BPKS, Ir Razuardi M.T, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat optimis untuk menjadikan pelabuhan penyebrangan Balohan itu menjadi indah dan modern serta lebih baik dari yang telah ada.

Optimisnya orang nomor satu di BPKS itu sangat beralasan, dimana progres pembangunan revitalisasi Pelabuhan Balohan itu terus dikejar hari demi hari. Sehingga apa yang diharapkan masyarakat Sabang itu benar-benar dapat terwujud dalam waktu tidak terlalu lama.

” Jika kita meliat proses yang ada, saya yakin bahwa pelabuhan ini akan lebih baik kedepannya,” ujar Plt Kepala BPKS, Ir. Razuardi, MT.

Menyangkut mutu dari pekerjaan itu sendiri, Razuardi menampaikan bahwa pihaknya tetap akan menjunjung tinggi kualitas. Dimana pelaksana pekerjaan tetap harus mengikuti isi dari kontrak kerja dan tidak boleh diluar itu.

Karenanya dalam langkah menjaga mutu kualitas, BPKS berharap agar pekerjaan ini tidak dikerjakan secara dipaksakan dengan mengabaikan spesifikasi teknis dan tidak mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Misalnya secara teknis pengerjaan beton harus mengikuti umur beton, jangan karena terburu-buru mengabaikan umur beton dan melanjutkan pekerjaan diatasnya.

” Untuk menjaga mutu, kita tidak bisa memaksakan untuk menyelesaikan pekerjaan itu secaa 100 persen pada akhir tahun 2019. Karena ini menangkut dengan mutu,” tegas Razuardi.

Sehingga, jika memang pada akhir tahun ini hanya bisa rampung 70 persen, ya tetap 70 persen dan tidak boleh harus dipaksakan menjadi 100 persen karena sesuatu yang dipaksakan sudah pasti tidak membuahkan hasil yang baik, tambah Razuardi sembari menyebutkan bahwa hingga minggu ke dua April penyelesain pekerjaan revitalisasi pelabuhan penyebrangan balohan sebesar 48 persen lebih, jelas Razuardi.

Hambatan
Sementara itu, Razuardi mengakui adanya hambatan pada pekerjaan tersebut. Hal ini tidak lain dikarenakan adanya kendala di sistem.

” Kita sudah menginventarisir kendala-kendala yang ada, dan kita sudah menguraikan hambatan yang ada,” katanya lagi.

Dirinya pun, telah melakukan berbagai upaya untuk mengurai kendala-kendala yang terjadi di lapangan, dengan harapan tentunya hambatan-hambatan itu dapat terselesaikan dengan baik.

” Jangan terbiarkan masalah yang tidak terselesaikan, kalau kita biarkan tentu menjadi masalah yang akan menjadi besar. Intinya BPKS akan tetap berupaya secara maksimal untuk merubah wajah pelabuhan penyebrangan,” yakin Razuardi.

Razuardi juga berharap ada dukungan penuh dari berbagai pihak dalam pekerjaan di maksud, sehingga apa yang diharapkan masyarakat akan menjadi kenyataan.

” BPKS, juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat Sabang dan pengguna jasa pelabuhan penyeberangan Balohan, yang mana selama ini merasa tidak nyaman dan terganggu saat di Pelabuhan Balohan. Jika ini selesai, mudah-mudahan pelabuhan kebanggaan kita ini menjadi lebih baik dan modern,” harapnya (***)

Tinggalkan komentar