Tiga Badan Pengusahaan Kunjungi BPKS

Tiga Badan Pengusahaan Kunjungi BPKS

FOTO | HUMAS BPKS

SABANG – Tiga Badan Pengusahaan Kawasan yakni Bintan, Karimun dan Tanjung Pinang, Kamis 20 September 2018 kemarin mengunjungi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Kunjungan perdana tersebut merupakan kunjungan kerja dalam rangka mempelajari aturan-aturan yang selama ini dijalankan oleh BPKS.

Kunjungan para petinggi Badan Pengusahaan Kawasan tersdebut dipimpin oleh Wakil Dewan Kawasan Bintan Karimun, Yasdi Taufik dan diterima langsung oleh Kepala BPKS Sayid Fadhil, Wakil Kepala Irwan Faisal, para Deputi serta para Direktur dan Kepala Biro di jajaran BPKS.

Pada pertemuan yang berlangsung hampir sehari itu, dimulai dengan perkenalan dari para perwakilan Badan Pengusahaan Kawasan antara lain terdiri dari Wakil Kepala BP Karimun, Muhammad Iqbal bersama empat anggota lainnya yakni M Rosmansyah, Heru Sunarji, Yan Indra. Kemudian dari BP Tanjung Pinang Zamzami, Iwan Setia Gunawan, Winra Novaja, Rusman Effendi, Tomi dan lainya. Selanjutnya, BP Bintan terdiri dari Afif Rida, Tomi, Nagita Putra dan lainya.

Pada kesempatan tersebut, para perwakilan dari Badan Pengusahaan Kawasan mempertanyakan mengenai regulasi yang digunakan oleh BPKS dalam pengembangan kawasan. Dimana pihaknya masih butuh banyak belajar dari BPKS terkait dengan regulasi yang digunakan dalam pemngembangan.

” Sebagai saudara muda, kami perlu banyak belajar dan mendapatkan kiat-kiat dari BPKS, termasuk mengenai struktur Organisasi, sistem penganggaran. Begitu juga dengan aturan kepegawaian di BPKS sendiri,” Kata Wakil Dewan Kawasan Bintan Karimun saat pertemuan dengan manajemen BPKS di Ruang Rapat Pimpinan BPKS.
Menurut mereka, sebagai adik yang paling kecil setelah BPKS, BP Bintan, BP Karimun, dan BP Tanjung Pinang selama ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan istrilah dengan “Anggaran 99″.

Namun, mereka juga ingin belajar bagaimana bisa mendapatkan mata anggaran sendiri seperti BP Batam dan BPKS. Sehingga pembangunan dan pengembangan di kawasan mereka akan lebih terencana dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKS Sayid Fadhil menyatakan siap untuk membagi informasi terkait dengan aturan regulasi yang digunakan oleh BPKS. Diantaranya menerangkan BPKS terlahir dari UU Nomor 37 Tahun 2000 serta diperkuat dengan UU 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh.

Serta beberapa regulasi lainya yang selama ini digunakan BPKS yang menjadi dasar dalam menjalankan organisasi dan kebijakan pengembangan kawasan Sabang. Termasuk dengan tata cara penggajian dan status kelembagaan BPKS sendiri.
” BPKS siap membantu, dan kita juga siap jika ada karyawan BP Bintan, BP Karimun dan BP Tanjung Balai, yang berkantor sementara di BPKS untuk mempelajari regulasi,” tawar Sayid.

Akhir dari pertemuan, para deleglasi dari Badan Pengusahaan Kawasan tersebut berkeliling ke sejumlah Aset BPKS, diantaranya Pelabuhan CT 1, CT 3 dan Tugu KM Nol Indonesia.


Berita ini telah tayang di: Media Aceh
Dengan judul: Tiga Badan Pengusahaan Kunjungi BPKS

Tinggalkan komentar